Belajar jujur, Kantin kejujuran merupakan upaya untuk mendidik akhlak siswa agar berperilaku jujur. Kantin kejujuran tidak memiliki penjual dan tidak dijaga.
Makanan dipajang dalam etalase. dan tersedia tempat uang, yang berguna menampung pembayaran dari siswa yang membeli makanan. Bila ada kembalian, siswa mengambil dan menghitung sendiri uang kembalian dari dalam tempat tersebut. kesadaran siswa sangat dituntut untuk berbelanja dengan membayar dan mengambil uang kembalian jika memang berlebih, tanpa harus diawasi oleh guru atau pegawai kantin. Salah satu motto yang ditanamkan di kantin ini adalah jujur dalam niat, ucapan dan perbuatan, karena Allah Melihat Malaikat Mencatat. Kantin Kejujuran merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam pendidikan Antikorupsi.
Makanan dipajang dalam etalase. dan tersedia tempat uang, yang berguna menampung pembayaran dari siswa yang membeli makanan. Bila ada kembalian, siswa mengambil dan menghitung sendiri uang kembalian dari dalam tempat tersebut. kesadaran siswa sangat dituntut untuk berbelanja dengan membayar dan mengambil uang kembalian jika memang berlebih, tanpa harus diawasi oleh guru atau pegawai kantin. Salah satu motto yang ditanamkan di kantin ini adalah jujur dalam niat, ucapan dan perbuatan, karena Allah Melihat Malaikat Mencatat. Kantin Kejujuran merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam pendidikan Antikorupsi.
Kantin kejujuran D'lima sudah beroperasi sejak tanggal 25 Mei 2010 bermula dari TPS Food (tiga pilar sejahtera) yang memberikan modal berupa barang jajanan, tempat penyimpanan dan tempat pembuangan bungkus makanan. hasil yang didapatkan waktu baru mencapai Rp. 42.000,- yang hasilkan disumbangkan kepada korban bencana di Tasikmalaya, kemudian mendapatkan uang pinjaman sebesar Rp. 400.000,- dan alhamdulillah uang pinjaman tersebut dapat dikembalikan dan sampai saat ini kantin kejujuran sudah bisa mencapai pendapatan senilai Rp. 3.498.000 (perhitungan sampai April 2010). sungguh prestasi yang membanggakan tentunya. semoga saja kedepannya kantin kejujuran ini masih bisa tetap beroperasi dan sekaligus sebagai ajang belajar jujur bagi siswa dan warga sekolah.
* * *
0 Komentar:
Poskan Komentar
Komentar anda sangat berarti untuk perbaikan isi content ini. Terima kasih atas kunjungannya.....